Begini Jadinya Jika Jumlah Bakteri Baik Menurun


Pada usus kita ada dua bakteri, yaitu bakteri baik dan bakteri jahat. Kedua bakteri tersebut harus seimbang atau bakteri baik harus lebih banyak jumlahnya daripada bakteri jahat. Bakteri baik atau probiotik dapat menjaga agar daya tahan tubuh tetap pada kondisi yang baik. Jadi apabila bakteri baik lebih banyak, maka daya tahan tubuh akan semakin meningkat.

Apa jadinya jika jumlah bakteri baik lebih sedikit daripada bakteri jahat? Ini yang akan terjadi jika bakteri jahat lebih banyak dari bakteri baik. Sebelum itu Anda dapat mencegah hal-hal di bawah ini dengan mengkonsumsi serbuk Lacidofil https://www.goapotik.com/produk/lacidofil-1-gram-serbuk-box.

Akibat Jumlah Bakteri Baik Lebih Sedikit dari Bakteri Jahat

  • Iritasi Usus

Iritasi Usus dapat terjadi karena tidak seimbangnya bakteri baik dan bakteri jahat pada usus. Dengan memperbanyak mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung probiotik dapat melindungi usus dari iritasi. Bakteri baik akan menyerang bakteri jahat dan menekan pertumbuhannya, sehingga tidak akan terjadi iritasi. Anda juga dapat mengkonsumsi Lacidofil.

  • Peradangan Usus

Jumlah bakteri jahat yang lebih banyak dari bakteri baik dapat mengakibatkan peradangan pada usus. Pada saat terkena radang usus, seharusnya pola makan Anda harus dijaga ketat. Anda tidak boleh sembarangan mengkonsumsi makanan karena dapat memperparah peradangan usus. Konsumsi makanan dan minuman yang mengandung banyak probiotik seperti Lacidofil.

  • Diare

Diare adalah penyakit yang sering di derita oleh dewasa maupun anak-anak, karena pola makan yang tidak sehat atau karena banyaknya bakteri jahat yang menyerang usus. Hal tersebut dapat dicegah dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung probiotik agar daya tahan tubuh semakin meningkat.

  • Konstiapsi pada Bayi

Hal ini sering disebut juga dengan sembelit. Hal ini juga dapat terjadi pada usia dewasa, tetapi dapat dengan mudah di atasi karena orang dewasa dapat mengkonsumsi berbagai makanan dan minuman. Namun hal tersebut tidak berlaku pada bayi, karena bayi hanya mengkonsumsi ASI. Anda juga dapat memberikan suplemen probiotik, sebelum itu Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan info kesehatan tentang probiotik pada bayi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *